Aku, Seperti Terlahir Kembali

Dear lovembre ... Kamis malam Jumat, dini hari ku bersimpuh memohon padaNya. Memohon kelancaran operasi persalinanku, berdoa agar semua berjalan dengan lancar. Walaupun di hati kecilku, gelisah itu tak bisa kusembunyikan. Senyum terkulum di wajah seolah mengisyaratkan sesuatu, iya ... nurani tak pernah berbohong.
reborn

Cerita Kehamilanku di Trimester Ketiga

Dear lovembre ... Alhamdulillah wasyukurillah aku masih bisa menuliskan kisah hidupku di sini, setelah lepas persalinan kemarin aku harus berjuang melawan maut. Kisah selengkapnya mengenai perjuanganku akan kuceritakan di postingan lain ya :)

kehamilan-minggu-ke-34
34 weeks, picture taken on June 19th 2017 

Creambath Plus Back Massage Selama Masa Kehamilan

Martha-Tilaar-Malang
"Wanita sedang hamil itu apa boleh dipijat-pijat?" gumamku kemarin setelah menyempatkan waktu pulang sejenak ke Surabaya menggunakan kereta api, kemudian lelah di badan mulai terasa sepulangnya.

Dear lovembre ... Harap maklum ya, karena sewaktu di Surabaya kemarin aku tergiur menginspeksi mall baru di kawasan barat Surabaya. Padahal tahu sendiri kan kalau mall-mall di Surabaya itu beda dengan mall di kota Malang.

Cerita Kehamilanku di Trimester Kedua

Dear Lovembre ... ketemu lagi di cerita kehamilanku di trimester kedua. Banyak yang bilang, memasuki trimester kedua adalah masa-masa indahnya sebuah kehamilan. Karena biasanya semua sudah berjalan dengan tenang tanpa adanya gangguan mual bagi sebagian ibu hamil, kalau kalian sendiri bagaimana? Apa kabarnya si mual? Berikut cerita kehamilanku dari minggu ke minggu, selamat menyimak yah ^^
babybump-23weeks

MacBook Pro, Penunjang Rutinitas Ibu Hamil

MacBook Pro, Penunjang Rutinitas Ibu Hamil - Lovembre ... Ibu hamil satu ini ingin berbagi cerita mengenai rutinitas apa saja sih yang biasanya dilakukan selama di rumah. Iya di rumah, karena sudah setahun ini aku berhenti bekerja kemudian menjadi ibu rumah tangga full.
"Apa nggak bosan yah, kamu di rumah terus?" beberapa pertanyaan tsb seringkali kudengar.
Tapi ternyata menyenangkan kok, somehow mulai dari kondisi, suasana hingga waktu yang kurasakan dengan dulu sewaktu bekerja ... berbeda 180 derajat.

coffee-and-maccbook
source from pixabay, edited by me
Dulu, rutinitas sehari-hariku ialah dimulai sejak berangkat ke kantor pukul 7 pagi, lalu pulang dari kantor pukul 4.30 sore. Begitu seterusnya, jenuh? Kadang-kadang. Dan ketika aku berhenti bekerja, rutinitas sehari-hariku otomatis lebih banyak aku habiskan di rumah ... 24 jam. Bosan? Kadang-kadang.